Rajin Ejakulasi Turunkan Risiko Kena Kanker Prostat?
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1244596/original/046002400_1464168162-20160525-Ilustrasi-Alat-Kelamin-Pria-iStockphoto-7.jpg)
Bintangbola agen judi bola - Beberapa studi memaparkan, rajin ejakulasi bisa menurunkan risiko kanker prostat. Salah satu studi yang pernah dilaporkan yakni pada 2003 dan 2004.
Hasil studi memaparkan pria yang aktif secara seksual dengan frekuensi ejakulasi tinggi terlindungi dari risiko kanker prostat. Lantas apakah ejakulasi bisa menurunkan risiko kanker prostat?
Namun, studi yang sudah ada, lanjut Rizal, belum sepenuhnya dapat dibuktikan kebenarannya. Ia mempertanyakan, mengumpulkan partisipan pria untuk meneliti ejakulasi dan pengaruh terhadap risiko kanker prostat terbilang sulit.
"Ya, sulit untuk melakukan penelitian itu. Kita kan juga harus memantau dalam rentang waktu tertentu perkembangannya seperti apa. Lalu diminta ejakulasi berapa kali, saya pikir, ini (penelitian) memang sulit," lanjut dokter yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Penyebab Tidak Diketahui
Rizal
meragukan ejakulasi untuk menurunkan kanker prostat. Ini juga
dikarenakan sampai saat ini tidak diketahui penyebab pasti kanker
prostat.
BINTANGBOLA - Website Agen Bola Terbaik dan Terpercaya di Indonesia
"Kalau misalnya ada penelitian yang bilang harus 10 kali ejakulasi dalam sebulan untuk menurunkan kanker prostat itu perlu diteliti lagi. Karena sampai saat ini kita saja enggak tahu penyebab kanker prostat," ujarnya.
Apalagi saat ada studi yang menulis, penurunan risiko kanker prostat karena ada zat karsinogenik yang keluar pada pria yang ejakulasi.
"Nah itu, dia berhubungan dengan zat karsinogenik itu yang mana dulu (jenis). Itu seperti teori, yang mana perlu dibuktikan," Rizal melanjutkan.
BINTANGBOLA - Website Agen Bola Terbaik dan Terpercaya di Indonesia
SBOBET | IBCBET | Togel Online (Klik4D) | Casino Online
Tangkasnet | Nova Poker
"Kalau misalnya ada penelitian yang bilang harus 10 kali ejakulasi dalam sebulan untuk menurunkan kanker prostat itu perlu diteliti lagi. Karena sampai saat ini kita saja enggak tahu penyebab kanker prostat," ujarnya.
Apalagi saat ada studi yang menulis, penurunan risiko kanker prostat karena ada zat karsinogenik yang keluar pada pria yang ejakulasi.
"Nah itu, dia berhubungan dengan zat karsinogenik itu yang mana dulu (jenis). Itu seperti teori, yang mana perlu dibuktikan," Rizal melanjutkan.
Ejakulasi 21 Kali atau Lebih Sebulan
Editor
in Chief of Harvard Medical School’s Annual Report on Prostate
Diseases, Marc Garnick pernah menulis, ada 29.342 pria berusia antara 46
dan 81 melaporkan jumlah rata-rata ejakulasi per bulan saat mereka
berada pada usia dewasa muda (20-29 tahun), di usia paruh baya (40-49
tahun), dan dalam beberapa tahun terakhir.
Peserta studi memberikan data kesehatan seksual dan gaya hidup yang komprehensif setiap dua tahun dari 1992 hingga 2000. Para ilmuwan menemukan, pria yang ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan berisiko 33 persen lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan dengan pria yang melaporkan 4-7 kali ejakulasi dalam sebulan.
Sebuah penelitian di Australia terhadap 2.338 pria mencapai kesimpulan, pria yang rata-rata 4,6 hingga tujuh ejakulasi per minggu, 36 persen lebih kecil kemungkinannya didiagnosis dengan kanker prostat sebelum usia 70 tahun dibandingkan pria yang ejakulasi rata-rata kurang dari 2,3 kali seminggu.
"Sayangnya, studi ini tidak menemukan hubungan antara kanker prostat. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki kemungkinan mekanisme perlindungan ejakulasi terhadap kanker prostat," tulis Marc.
Peserta studi memberikan data kesehatan seksual dan gaya hidup yang komprehensif setiap dua tahun dari 1992 hingga 2000. Para ilmuwan menemukan, pria yang ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan berisiko 33 persen lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan dengan pria yang melaporkan 4-7 kali ejakulasi dalam sebulan.
Sebuah penelitian di Australia terhadap 2.338 pria mencapai kesimpulan, pria yang rata-rata 4,6 hingga tujuh ejakulasi per minggu, 36 persen lebih kecil kemungkinannya didiagnosis dengan kanker prostat sebelum usia 70 tahun dibandingkan pria yang ejakulasi rata-rata kurang dari 2,3 kali seminggu.
"Sayangnya, studi ini tidak menemukan hubungan antara kanker prostat. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki kemungkinan mekanisme perlindungan ejakulasi terhadap kanker prostat," tulis Marc.
Posted by Bintangbola
Kami ada karena Anda
BintangBola | NovaPoker
BBM : D61870BD
WhapApp : +855-81-287-168
WeChat : BINTANGBOLA
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1748764/original/000024200_1508817365-Ejakulasi-Dini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1934683/original/009091400_1519548687-iStock-871554222.jpg)
Komentar
Posting Komentar